Halaman yang tidak perlu ada
Audit konten jarang berguna kalau dimulai dari daftar tambahan. Pertanyaan yang lebih tajam: halaman mana yang tidak lagi punya alasan untuk ada?

Audit konten biasanya dimulai sebagai daftar tambahan. Justru pertanyaan yang lebih berguna datang dari arah sebaliknya: halaman mana yang tidak lagi punya alasan untuk ada?
Tiga pertanyaan
Untuk setiap halaman, saya tanyakan tiga hal. Siapa yang membukanya? Apa yang ia lakukan setelah membaca? Kalau halaman ini hilang hari ini, apa yang rusak?
Kalau ketiganya tidak terjawab dalam satu menit, halaman itu biasanya bukan cuma kurang rapi — ia memang tidak dibutuhkan.
Menghapus itu pekerjaan, bukan kekalahan
Pada satu proyek, empat puluh halaman menyusut jadi sembilan. Tidak ada yang protes, karena halaman lama yang masih dicari orang dialihkan ke alamat baru, bukan dibuang begitu saja.
Yang tersisa jadi lebih mudah dirawat, dan tim akhirnya berani memperbarui sendiri tanpa takut merusak sesuatu yang tidak mereka pahami.
Punya proyek yang serupa?
Ceritakan saja dulu. Saya akan bilang terus terang kalau memang bukan bidang saya.